Road To ISBS 2007
Suatu hari datang seorang teman, Ria menanyakan apakah saya tidak ingin mengajukan diri sebagai calon peserta Indonesia Sampoerna Best Student 2007. Saya hanya bereaksi dengan kembali mengajukan pertanyaan “Apa itu ?”, dan Ria langsung jawab, baca sendiri pengumuman di papan pengumuman.
Ternyata, PT. HM Sampoerna mengadakan program “Study Tour” ke perusahaannya, termasuk audiensi dengan top management HM Sampoerna. Untuk menjadi peserta syaratnya cukup mudah. Yaitu memiliki TOEFL score diatas 450 (mungkin karena rata2 anggota BOD maupun BOC Sampoerna adalah ekspatriat), semester 7 keatas (saya semester 10), aktif pada organisasi kemahasiswaan didalam dan luar kampus, dan yang terakhir adalah aktif dalam kegiatan penulisan. Bagi peserta yang terpilih, akan diberikan fasilitas yang menurut saya mewah, yah paling nggak hampir mendekati standar karyawan Sampoerna (yang memang pada kenyataannya mereka mendapat fasilitas yang baik).
Walaupun demikian saya masih belum tertarik, dengan pertimbangan jenjang semester saya yang sudah tinggi dan “takut” kalah bersaing dengan rekan-rekan yang angkatan 2003.
Hingga akhirnya Pak Dekan berpromosi “keliling” kepada mahasiswa-mahasiswa. Dari cerita Pak Dekan lah (dan sedikit spoiler), saya kemudian memberanikan diri untuk mengajukan curriculum vitae dan persyaratan yang lain.
Syukur kepada Allah, saya bersama dua rekan yang lain yaitu Ria Angelia dan Daisy Natalia terpilih dari antara sepuluh orang nominasi untuk mewakili Universitas dalam kegiatan ISBS 2007.
Rasa senang dan bangga bercampur menjadi satu dengan kekhawatiran. Saya dan dua rekan saya akan bertemu dengan mahasiswa lain dari sekitar 18 Universitas di seluruh Indonesia yang diundang.
Saya khususnya merasa “kecil” jika dibandingkan dengan rekan-rekan mahasiswa dari Universitas lain, apalagi melihat profil peserta ISBS tahun 2006. Teman2 dari kedokteran, kimia, ekonomi. Dan Universitasnya pun adalah universitas kawakan seperti UI, UNPAD, UNS, UNHAS, UBAYA dan banyak lagi. (FYI, tahun 2007 ini adalah tahun pertama UK Petra ambil bagian dalam ISBS)
Namun kami yakin bahwa kami dipilih bukan karena kebetulan. Semuanya adalah karena kami dipercaya dan terbaik di bidang kami, serta kami menerima mandat untuk mewakili Universitas.
Dan begitu pula dengan PT HM Sampoerna, saya yakin mereka mengadakan program ini bukan untuk dijadikan ajang “gagah-gagahan” oleh Universitas yang diundang. Begitu pula dengan rekan-rekan mahasiswa dari Universitas lain yang sudah terpilih menjadi peserta ISBS 2007. Kalian adalah yang terbaik di bidang kalian. Kita nggak akan pinter-pinteran di Surabaya nanti. Kita akan saling berbagi ilmu disini
Dan ketika ISBS dimulai nanti, pada sekitar bulan Mei 2007, Saya, Ria dan Daisy, bersama kawan-kawan dari seluruh Indonesia akan menjadi satu sebagai Indonesia Sampoerna Best Student. Saya sangat berharap tidak ada lagi chauvinisme, egoisme kampus dan lain-lainnya. Namun kita akan bekerja bersama, belajar bersama, bersenang-senang bersama, dan masih banyak hal lain yang bisa dilakukan bersama.